erie rahman el-ocean

sejuta inspirasi pada sebuah lembah ciremay

Jumat, 08 April 2011

sendiri pada sekeping malam sunyi

..lembah ciremay, pada sepotong malam yang sunyi..pada sebuah jiwa yng sepi..di hembusan angin yang bertiup perlahan... engkau masih membisu,dengan sejuta rahasia yang tak pernah bisa kutebak,pada tatapan matamu yang tak lagi sama,pada senyumanmu yang terlihat agak aneh. dan aku,seperti biasa,masih disini,menjelang titik beku yang entah kapan perlahan mentari bisa mencairkannya.. Engkau tak lagi bisa membuat hariku menjadi pelangi,warna merahnya,birunya,kuningnya,hijaunya,masih selalu kurindui dan berharap terlukis kembali... aku sudah lelah,tapi aku takkan pernah berputus asa..walau kadang airmata terlalu dominan untuk menemaniku sepanjang hari. Hanya ocean,pada matanya aku belajar banyak,tentang ketangguhan,dan ketegaran,pada senyumnya aku belajar tentang keceriaan. darinya..aku belajar untuk selalu kuat dan bertahan demi dia,satu-satunya permata yang aku miliki di dunia ini. ..ini malam yang sunyi,entah sudah hitungan bulan keberapa,aku menantinya... ya allah..aku ingin penantian ini tak berakhir sia-sia..walau mentari yang kupunya,tak pernah mau menampakan diri,walau langit yang kupunya selalu berwajah satu,abu-abu! TOLONG LAH...sekali ini beri keajaiban,,,wlau hanya sekecil sentuhan...aku berharap,tiap tetesan airmata yng mengalir ini,menjadi bulir permata yang aku ingin tebus dengan kebahagiaan... *malam terus merangkak,hanya jangrik dan suara binatang malam yang menemani setiap resah dan harapku,,...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar